Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Gempa berkekuatan 6,8 skala Richter mengguncang Kota Marrakesh, Maroko, Afrika Utara, Jumat (8/9/2023) malam. Dua ribuan lebih nyawa melayang dalam musibah itu.

Bencana itu disebut menjadi gempa terdahsyat dalam sejarah. Sebelumnya, Maroko juga pernah mendapat musibah gempa mematikan tersebut.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan, ada beberapa gempa dahsyat yang pernah terjadi di Maroko. Dua di antaranya, yakni gempa di Agandir dan Meknes.

Gempa Meknes terjadi 27 November 1755 silam. Saat itu, gempa terjadi dengan kekuatan 6,5 magnitudo. Ribuan nyawa melayang dalam tragedi itu.

”Gempa Meknes ini menewaskan ribuan orang karena melanda wilayah pegunungan dengan banyak sebaran permukiman pedesaan dan kota-kota kecil serta memiliki banyak bangunan rentan dengan struktur lemah. Selain itu, gempa kuat ini terjadi pada malam hari pukul 23.00 waktu setempat saat seluruh warga sedang tinggal di rumah,” katanya, saat dihubungi Murianews.com, Senin (11/9/2023).

Gempa mematikan lainnya yakni, di Meknes. Gempa berkekuatan 5,8 magnitudo ini terjadi 29 Februari 1960 silam. Meski relatif kecil, namun ini menjadi bencana paling mematikan.

”Gempa Agadir menewaskan lebih dari 10.000 orang dan menjadi gempa paling mematikan dalam sejarah Maroko,” katanya.

 

Editor: Zulkifli Fahmi

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler