Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Lima taman di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah diperbaiki tahun ini. Kelima taman tersebut butuh pembenahan agar lebih baik.

Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan dan Ruang Terbuka Hijau Dinas PKPLH Kabupaten Kudus, Heri Muryanto mengatakan, lima taman tersebut diperbaiki menggunakan APBD 2023. Rinciannya yakni Taman Adipura, Taman Gondangmanis, Taman Bumi Wangi, Taman Wergu Wetan, dan Taman Ganesha.

”Perbaikan kelima taman itu dimulai sejak 11 Agustus 2023 sampai 9 Oktober 2023,” katanya, Jumat (29/9/2023).

Untuk empat taman meliputi Taman Adipura, Taman Gondangmanis, Taman Bumi Wangi, dan Taman Wergu Wetan diperbaiki menggunakan anggaran sebesar Rp 160 juta. Sementara Taman Ganesha alokasi anggaran perbaikannya Rp 100 juta.

”Perbaikan Taman Adipura untuk membuat gudang penyimpanan. Kalau Taman Gondangmanis memperbaiki papan nama dan pemberian lampu sorot,” sambungnya.

Sedangkan perbaikan di Taman Bumi Wangi berupa pembenahan pot taman. Kemudian, untuk perbaikan di Taman Wergu berupa perbaikan pagar di area air mancur.

”Kalau Taman Ganesha berupa peninggian jalan, pemberian pagar di area kolam air mancur, dan pembuatan kolam air mancur,” terangnya.

Dirinya menjelaskan, kondisi papan nama yang terdapat di Taman Gondangmanis sudah jelek. Sehingga perlu diganti.

”Untuk Taman Ganesha perlu kami beri pagar di area kolam air mancur agar tidak disalahgunakan orang tak bertanggungjawab. Terkadang digunakan untuk mencuci sepatu dan hal lainnya sehingga airnya menjadi kotor,” imbuhnya.


Editor: Budi Santoso

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler