Satu Tiang Lampu Sorot di Alun-Alun Kudus Menyala
Vega Ma'arijil Ula
Kamis, 23 November 2023 07:29:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Satu tiang high mast atau lampu sorot dengan jumlah lima lampu di area Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Jawa Tengah (Jateng) mulai dihidupkan sejak Rabu (22/11/2023) malam. Pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Kudus, berupaya agar kawasan Alun-alun terang kembali.
Kepala Dishub Kudus, Catur Sulistiyanto mengatakan, pihaknya akan fokus menyalakan lampu high mast di kawasan Alun-alun terlebih dahulu. Setelahnya akan melanjutkan di titik lainnya di Kota Kretek.
”Kami telah menyelesaikan satu tiang high mast dengan total lima lampu. Rencananya kami hidupkan keseluruhannya di empat tiang dengan jumlah 19 lampu di Alun-alun,” katanya, Kamis (23/11/2023).
Menurut dia langkah itu sebagai bentuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga di Kota Kretek. Hal itu sekaligus mengantisipasi agar tidak terjadi kecelakaan dan tidak memancing tindakan kriminalitas.
”Setelah lampu high mast di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus menyala, kami akan melanjutkan di titik lain seperti kawasan Pentol dan Johar,” sambungnya.
Catur menambahkan, secara keseluruhan ada 29 lampu high mast di Kabupaten Kudus yang perlu dihidupkan kembali. Sehingga sudut Kota Kretek menjadi terang benderang.
Dia menambahkan, pihaknya telah mendapatkan kucuran anggaran sebesar Rp 506 juta dari anggaran perubahan 2023. Jumlah tersebut digunakan untuk menyalakan lampu high mast di Kabupaten Kudus. Selain itu juga digunakan untuk kebutuhan lainnya.
”Harapan kami dengan dihidupkannya lampu high mast dapat memfasilitasi masyarakat Kudus dengan baik,” imbuhnya.
Editor: Cholis Anwar



