Begini Kondisi Ibu dan Anak Korban Baliho Ambruk di Kudus
Vega Ma'arijil Ula
Minggu, 14 Januari 2024 16:12:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Ibu dan anak korban baliho ambruk di Jalan Wijaya Kusuma, Desa Karangbener, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah saat ini masih terbaring di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit (RS) Nurussyifa Kudus.
Kedua korban tersebut merupakan warga Desa Hadipolo RT 4 RW 2, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Keduanya diketahui bernama Diah Khunaitul dan Daniswara Hafiz.
”Untuk sang ibu mengeluh pusing, nyeri di bagian rahang sebelah kiri dan terdapat luka robek di dagu dengan jumlah sebelas jahitan,” kata Direktur Rumah Sakit Nurussyifa, dr Hendratni Dewanti, Minggu (14/1/2024).
Kemudian, untuk sang anak kondisinya sadar dan mengalami luka pada bagian kaki dan tangan. Kedua pasien masuk IGD RS Nurussyifa pada hari ini pukul 11.00 WIB. Kondisi pasien sudah dapat diajak berkomunikasi.
”Saat ini pasien masih berada di IGD. Kondisinya sudah dapat diajak berkomunikasi,” imbuhnya.
Sebelumnya, sebuah baliho di Jalan Wijaya Kusuma, Desa Karangbener, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah roboh dan menimpa ibu dan anak yang sedang lewat, Minggu (14/1/2024). Keduanya langsung dilarikan ke RS Nurussyifa untuk menjalani perawatan.
Editor: Supriyadi
Catatan redaksi: Berita ini mengalami penyuntingan judul, foto, dan isi berita untuk memperbaiki kualitas berita.



