UMK dan Djarum Foundation Komitmen Melestarikan Lingkungan
Vega Ma'arijil Ula
Kamis, 18 Januari 2024 20:42:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Universitas Muria Kudus (UMK), Jawa Tengah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama Djarum Foundation Bakti Lingkungan di Main Office Djarum Oasis, Kamis (18/01/2024). Tujuannya untuk konservasi alam agar lingkungan tetap lestari.
Penandatanganan MoU dilakukan Rektor UMK Darsono bersama Program Director Djarum Foundation Bakti Lingkungan Bambang Haryanto. Keduanya sepakat menjaga konservasi alam.
Darsono menyampaikan, pihaknya bersedia mengeksekusi prominent Programs dari Djarum Foundation. Terutama yang berkaitan dengan UMK.
”Kami menyadari satu hal ketika berkeliling Indonesia. Salah satu yang paling dikenal dari Djarum yakni program lingkungan hidup dan ini menjadi contoh baik bagi kampus di Indonesia,” katanya, Kamis (18/1/2024).
Wakil Rektor III UMK Sugeng Slamet menyampaikan, program kerjasama ini merupakan hal yang bagus. Sebab, alam perlu dijaga kelestariannya.
”Tujuan dari kegiatan ini untuk konservasi alam guna menjaga keseimbangan dan mengembalikan daya guna alam bagi kehidupan,” sambungnya.
Program Director Djarum Foundation Bakti Lingkungan, Bambang Haryanto mengatakan, Djarum Foundation sebelumnya telah menjalin kerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi. Yakni dalam hal program penghijauan.
“Harapannya kerjasama dengan UMK dapat terjalin lebih baik lagi,” imbuhnya.
Editor: Dani Agus



