Enam Rumah di Setrokalangan Kudus Terendam Banjir
Vega Ma'arijil Ula
Kamis, 8 Februari 2024 22:04:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Enam rumah di Desa Setrokalangan, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah terendam banjir pada Kamis (8/2/2024). Banjir tersebut disebabkan limpasan dari sungai Wulan.
Pada kejadian ini, wilayah RT 01 RW 02 Setrokalangan mengalami genangan air setinggi kurang lebih 50 sentimeter. Air banjir diketahi sudah ada yang menggenangi teras rumah warga.
Warga Desa Setrokalangan, Ngateni mengatakan kejadian banjir terjadi pada pukul 05.00 WIB. Namun, pada awalnya air banjir belum masuk ke area rumah.

”Sejak tadi jam lima pagi. Tetapi alhamdulillah masih aman tidak masuk ke rumah,” ucapnya.
Hal senada diutarakan Nor, dia menjelaskan banjir sudah terjadi setiap tahunnya. Dirinya berharap pemerintah segera memberikan perhatian terhadap masalah ini.
”Banjir semacam ini sudah sering terjadi. Semoga ada penanganan dari pemerintah,” katanya.
Sementara itu Babinsa Desa Setrokalangan, Budi Setiawan mengatakan, ketinggian air sejauh ini masih berkisar pada angka 50 sentimeter. Air banjir merupakan limpasan dari sungai Wulan.
”Ketinggian airnya 50 sentimeter. Ini imbas limpasan sungai wulan,” katanya, Kamis (8/2/2024).
Sedangkan Kasi Kedaruratan BPBD Kudus, Ahmad Munaji mengatakan, ada enam rumah warga yang terendam di Setrokalangan. Sementara itu yang sudah dilaporkan pada pihak BPBD Kudus.
Editor: Budi Santoso



