Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Polsek Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah masih menunggu hasil pemeriksaan tersangka berinisial S yang bacok istri dan anaknya. Kejadian ini berlangsung di Desa Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu.
Diketahui, pria berinisial S asal Desa Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah membacok istri dan anaknya pada Sabtu (18/5/2024) malam. Para korban diketahui mengalami luka-luka hingga harus mendapatkan jahitan.
Pelaku pembacokan kemudian dibawa ke RSUD Loekmono Hadi untuk diperiksa kondisi kejiwaannya. Sampai Selasa (21/5/2024) hasil pemeriksaan terhadap pelaku masih belum diketahui.
Kapolsek Kaliwungu, AKP Hadi Noor Cahyo saat dikonfirmasi Murianews.com mengatakan, pemeriksaan kejiwaan itu masih dalam proses. Dia menyampaikan hasil pemeriksaan kejiwaan pelaku dimungkinkan baru keluar sepekan ke depan.
”Hasilnya belum keluar, masih diperiksa pihak RSUD Loekmono Hadi. Seminggu lagi mungkin baru muncul hasilnya,” katanya, Selasa (21/5/2024).
Menurutnya, keputusan menyatakan tersangka mengidap sakit jiwa atau tidak merupakan ranah dari dokter. Sehingga pihaknya dalam hal ini hanya bisa menunggu.
”Kalau nanti terbukti memiliki sakit jiwa kami akan gelar perkara terlebih dahulu. Kalau bukan ODGJ kami akan proses hukumnya,” sambungnya.
Perihal bentuk rehabilitasi bagi pelaku ketika dinyatakan memiliki sakit jiwa, dirinya juga masih akan berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait terlebih dahulu. Untuk saat ini dirinya masih menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan pelaku dari pihak rumah sakit.
”Imbauan kami masyarakat tetap berhati-hati dan selalu menjaga keamanan di sekitar,” imbuhnya.
Editor: Budi Santoso



