Begini Kronologi Kecelakaan Bus dan Truk di Lingkar Jepang Kudus
Vega Ma'arijil Ula
Rabu, 5 Juni 2024 13:02:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Kecelakaan melibatkan bus dan truk di Lingkar Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah pada Rabu (5/6/2024). Diduga sopir bus mengantuk saat mengemudikan kendaraan.
Pengamatan Murianews.com, kondisi bus mengalami kerusakan di area depan. Kaca bus juga mengalami pecah.
Sedangkan untuk truk mengalami kerusakan di bagian belakang truk sisi kanan. Kemudian area pintu truk sisi kanan juga mengalami kerusakan
”Kejadiannya hari ini pukul 08.45 WIB. Terjadi laka antara truk boks dengan bus. Saat itu truk boks berhenti di bangjo karena lampu traffic light menyala merah. Kemudian dari belakang ada bus yang menabrak truk dari belakang,” kata Kanit Gakkum Polres Kudus Ipda Wahyu Agung saat ditemui di kantornya, Rabu (5/6/2024).
Wahyu Agung menambahkan, dugaan sementara sopir bus antar provinsi itu mengantuk. Sehingga tidak dapat mengendalikan kemudi.
”Kemungkinan sopir mengantuk. Itu kan bus antar provinsi. Kemungkinan sopir mengantuk karena kecapaian. Kondisi bus rusak di bagian depan, kacanya pecah. Untuk truknya mengalami penyok di bagian belakang,” sambungnya.
Dirinya menjelaskan, kedua kendaraan tersebut sama-sama berjalan dari Semarang menuju ke arah Pati. Saat ini proses evakuasi telah dilakukan.
”Terkait kerugiannya ditaksir berkisar Rp 30 juta,” imbuhnya.
Editor: Dani Agus



