Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

  1. Tidak Pincang

Cara berjalan juga dapat menjadi ukuran kesehatan hewan kurban tersebut. Apakah, jalan dengan pincang atau tidak. Jika pincang, berarti hewan kurban tersebut tidak memenuhi syarat.

”Hal ini untuk mengantisipasi hewan ternak yang terkadang terlihat normal saat berdiri tetapi pincang saat dituntun,” katanya.

  1. Cek Hidung, Mulut, Telinga, dan Anus

Jangan lupa cek hidung, mulut, telinga, dan anus hewan ternak tersebut. Apakah lubang-lubang tersebut dalam kondisi bersih atau tidak.

”Lubang hidung, mulut, dan telinga bisa dilihat bersih atau tidak. Ketika ada gejala mencret dan lubang anusnya kotor tentunya tidak bagus. Kalau ada gangguan pernapasan seperti batuk, pilek, bisa diketahui dari area hidung dan mulut mengeluarkan bau tidak sedap,” sambungnya.

  1. Cek Gigi dan Mata

Bau tak sedap di mulut hewan kurban juga bisa dicek di bagian dalamnya. Saat mengecek bagian dalam mulut hewan kurban, cek giginya sudah powel atau belum.

Gigi yang sudah powel menandakan hewan kurban tersebut sudah cukup umur. Ini juga menjadi salah satu syarat hewan kurban.

Ear Tag...

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler