Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Peristiwa kericuhan sempat terjadi di Jalan Lingkar Selatan, Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (1/12/2024) malam.

Namun, beberapa jam kemudian, situasi telah kondusif. Personel Polres Kudus, sudah mengawal kelompok suporter sepak bola kembali ke Kabupaten Jepara.

Wakapolres Kudus Kompol Satya Adi Nugraha mengatakan, pihaknya saat ini masih mencari tahu penyebab kejadian tersebut. Ia mengimbau masyarakat maupun pecinta sepak bola untuk tidak lagi melakukan kegiatan yang bisa mengganggu Kamtibmas.

”Sebaiknya semua sama-sama menjaga kondusifitas dan menjaga kerukunan sesama pecinta bola di Muria Raya,” katanya, Minggu (1/12/2024).

Ia menambahkan, kegiatan yang mengganggu Kamtibmas tidak perlu dilakukan. Sebab, dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

”Sebaiknya tetap menjaga kondusifitas. Kami dari Polres Kudus juga terus menjaga kondusifitas di Kudus,” sambungnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan, saat ini rombongan kelompok suporter telah meninggalkan wilayah Kudus. ”Saat ini situasi sudah aman. Para suporter juga telah meninggalkan Kudus,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, tersebar video kericuhan dengan menyalakan flare di Jalan Lingkar Selatan, Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Kudus, Minggu (1/12/2024) malam.

Suporter Sepak Bola... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler