Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Media sosial atau medsos, kini tak sekadar menjadi sarana bersosialisasi. Perannya lebih dari itu, salah satunya yakni membagikan informasi maupun konten.

Namun, tak semua yang dibagikan itu memiliki dampak positif. Beberapa di antaranya justru memberikan dampak buruk, bahkan membuat anak ’’kecanduan’’.

Agar anak-anak tak terpapar dampak negatif penggunaan medsos, Ketua MUI Kudus, Jawa Tengah Ahmad Hamdani membagikan beberapa tipsnya.

Hal pertama yang harus dilakukan yakni dengan melakukan pembatasan. Dengan begitu, anak tidak terlalu banyak terpapar medsos.

Langkah ini perlu melibatkan banyak orang, terutama orang tua mereka sebagai sosok yang paling dekat dengan anak. Mereka harus berperan aktif melakukan pembatasan.

Menurut Ahmad Hamdani, orang tua menjadi garda terdepan dalam melakukan pengawasan pada anak ketika berselancar di media sosial.

Pengawasan yang dilakukan orang tua bertujuan untuk menyaring informasi yang didapat anak ketika bermain internet. Usahakan untuk mendampingi anak ketika mereka bermedsos.

’’Namun sering kali saat ini orang tua sibuk dengan pekerjaan di rumah, sehingga anak menjadi tidak terkontrol,’’ katanya, Selasa (17/12/2024).

Peran Pemerintah...

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler