Hasil Survei Dapur Gizi MBG Kudus: Tidak Semua Lokasi Layak Digunakan
Vega Ma'arijil Ula
Selasa, 7 Januari 2025 13:46:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kudus, Jawa Tengah, bersama Kodim 0722/Kudus telah melakukan survei sejumlah lokasi yang diusulkan sebagai dapur gizi untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dari hasil survei yang dilakukan pada Senin (6/1/2025), tidak semua lokasi dinyatakan layak untuk digunakan.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikpora Kudus, Anggun Nugroho menjelaskan, survei dilakukan di lima lokasi, yakni SD 3 Gribig, SD 5 Besito, SD 6 Besito, SD 3 Cendono, dan SD 1 Karangbener. Namun, hanya beberapa lokasi yang dinilai memenuhi syarat.
”Dari hasil survei, tidak semua lokasi tersebut bisa digunakan sebagai dapur gizi karena ada berbagai pertimbangan, seperti luas bangunan dan akses jalan,” ungkap Anggun, Selasa (7/1/2025).
Anggun menyebutkan, SD 3 Gribig secara lokasi dinilai cukup baik karena memiliki luas bangunan dan akses jalan yang memadai. Namun, persetujuan akhir tetap berada di tangan Badan Gizi Nasional.
”SD 3 Gribig secara lokasi sudah memenuhi syarat, tetapi hasilnya tetap harus disampaikan terlebih dahulu ke Badan Gizi Nasional untuk mendapatkan keputusan,” jelasnya.
Sebaliknya, SD 5 Besito dan SD 3 Cendono dinyatakan tidak layak karena memiliki akses jalan yang terlalu sempit, sehingga tidak memungkinkan untuk mendukung mobilitas program MBG.
Sementara itu, SD 6 Besito dan SD 1 Karangbener dinilai layak untuk digunakan sebagai dapur gizi. Namun, keputusan akhirnya tetap menunggu evaluasi dari Badan Gizi Nasional.
Dapur Gizi Baru...
- 1
- 2



