Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Pintu Bendung Wilalung di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah per Minggu (9/3/2025) siang ini masih belum dibuka meski statusnya siaga. Pembukaan pintu Bendung Wilalung itu baru bisa dilakukan dengan ketentuan tertentu.

Operator dan Pemeliharaan Bendung Wilalung, Sugeng Hartanto mengatakan, opsi membuka pintu Bendungan Wilalung melihat kondisi debit air di Bendungan Klambu terlebih dahulu.

Ia menyampaikan pembukaan pintu Bendung Wilalung itu ketika nantinya ketinggian air di Bendung Klambu mencapai 800 meter kubik per detik. 

”Opsi membuka pintu Bendung Wilalung nantinya ketika debit air di Bendungan Klambu debit air mencapai 800 meter kubik per detik,” katanya, Minggu (9/3/2025). 

Ia menambahkan, ketika nantinya debit air Bendungan Klambu mencapai 800 meter kubik per detik, maka opsi pintu yang dibuka di Bendung Wilalung ada pada pintu 8. Namun hingga kini pihaknya masih menunggu arahan. 

”Saat ini Bendung Wilalung belum ada arahan untuk dibuka. Debit airnya masih di 765 meter kubik. Kami masih memantau debit air di Bendungan Klambu,” terangnya. 

Hal senada diutarakan oleh Kasi Kedaruratan BPBD Kudus, Jawa Tengah, Ahmad Munaji. Ia menjelaskan, pada siang ini belum ada informasi pembukaan pintu 8 di Bendung Wilalung. 

”Nanti kalau debit air di Bendungan Klambu mencapai 800 meter kubik per detik, pintu 8 Bendung Wilalung dibuka,” jelasnya. 

Diarahkan ke Pati...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler