Regrouping Sekolah, Mendikdasmen Sebut Jarak Jadi Pertimbangan Penting
Vega Ma'arijil Ula
Jumat, 21 Maret 2025 08:52:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Beberapa waktu lalu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kudus Harjuna Widada mengungkapkan sejumlah sekolah di Kudus kekurangan siswa.
Jumahnya diperkirakan sekitar 20-25 sekolah. Sekolah-sekolah itu jumlah siswa dari kelas satu hingga kelas enam kurang dari 60 anak.
Meski begitu, penggabungan sekolah masih perlu mempertimbangkan banyak hal. Salah satunya seperti disampaikan Mendikdasmen Abdul Mu’ti.
Di mana, regrouping sekolah jangan sampai penggabungan justru mengurangi kohesi sosial para siswa. Yakni, mempertimbangkan jarak dan prioritas penduduk desa.
Editor: Zulkifli Fahmi



