Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Jawa Tengah bakal melakukan pengawasan surveilans kondisi jemaah haji selama 21 hari terhitung sejak tiba di Kota Kretek. 

Sekretaris DKK Kudus Nuryanto mengatakan pengawasan selama 21 hari setelah jemaah haji tiba di rumah bertujuan untuk memeriksa kondisi kesehatan sepulang haji. Dikhawatirkan, jemaah mengalami panas, demam, flu maupun penyakit lainnya. 

”Pengawasan dilakukan melalui teman-teman di puskesmas yang nantinya mengecek secara door to door ke rumah warga yang telah menunaikan ibadah haji,” katanya, Sabtu (21/6/2025). 

Nuryanto menyampaikan jemaah nantinya akan diberitahu oleh petugas haji bahwa ada pemantauan kondisi kesehatan jemaah selama 21 hari.

Pada tahun lalu, pemantauan selama 21 hari juga dilakukan oleh DKK Kudus kepada jemaah haji yang sudah berada di rumah. 

”Pengawasan surveilans haji diperlukan karena jemaah telah berada di luar negeri dalam kurun waktu sekitar sebulan. Dikhawatirkan, jemaah mengalami penyakit influenza, batuk, sesak napas dan lainnya,” sambungnya. 

Pada tahun lalu, tidak ada temuan jemaah yang mengalami sakit parah. Rata-rata mengalami flu setibanya di Kabupaten Kudus. 

”Menjelang kepulangan ke tanah air sebaiknya jemaah menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat. Istirahat yang cukup dan batasi kegiatan fisik,” terangnya. 

Semua Jemaah Sehat...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News