Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Kasus penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mencapai 68 kasus. Jumlah itu tercatat pada Januari 2025 sampai Mei 2025.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Nuryanto menyampaikan jumlah kasus tersebut mayoritas disebabkan adanya seks sesama jenis, khususnya dari kalangan lelaki atau guy. Sisanya diakibatkan karena seks bebas. 

”Banyak disebabkan karena lelaki seks dengan lelaki (guy). Tidak dipungkiri di Kudus memang ada. Kemudian ada juga yang melakukan seks bebas,” katanya, Selasa (8/7/2025). 

Ia menambahkan, perilaku seks sesama jenis memang dapat menyebabkan HIV/AIDS. Penularan biasanya dilakukan lewat dubur. Hal tersebut tergolong membahayakan karena penyebaran bakterinya menjadi cepat. 

”Komunitas LSL (lelaki seks dengan lelaki) di Kudus juga ada. Modusnya mereka menyasar remaja. Sedangkan pelakunya rata-rata berusia di atas 13 tahun,” sambungnya. 

Untuk mengatasi permasalahan semacam ini, ia menilai perlu dukungan lintas sektoral. Seperti pihak kepolisian dan Satpol PP Kudus. 

”Kegiatan sidak di lapangan perlu dilakukan oleh lintas sektoral,” terangnya. 

Nuryanto menyampaikan HIV/AIDS sulit untuk diobati apabila kondisinya sudah parah. Akan tetapi dapat ditekan aktivitas virusnya agar tidak semakin berbahaya. 

Gejala Awal HIV/AIDS...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler