Puluhan Ribu Santri Hari Ini Mlampah Keliling Kota Kudus
Vega Ma'arijil Ula
Minggu, 26 Oktober 2025 06:24:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Semarak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah masih terus berlanjut hingga hari ini, Minggu (26/10/2025).
Puluhan ribu santri melangsungkan kegiatan akbar bertajuk ”Mlampah Sareng Santri”. Kegiatan jalan sehat ini diperkirakan melibatkan puluhan ribu santri dari ratusan pondok pesantren se-Kabupaten Kudus.
Acara yang dipusatkan di kawasan Alun-alun Simpang Tujuh Kudus ini diharapkan menjadi ajang silaturahmi terbesar bagi komunitas santri di Kota Kretek.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kudus, Shony Wardana mengatakan, diperkirakan ada 50 ribu santri yang akan ikut serta. Mereka berasal dari sekitar 208 pondok pesantren yang tersebar di Kabupaten Kudus.
”Tujuan adanya kegiatan ini untuk mempererat tali silaturahmi antar santri. Selain itu juga bertujuan memperingati rangkaian Hari Santri,” ujar Shony.
Para santri akan memulai perjalanan dari Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus, kemudian bergerak melalui serangkaian jalan utama kota, termasuk Jalan dr. Ramelan, Jalan Mangga, Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo.
Peserta juga akan melewati lalan Kiai Telingsing, Jalan Sunan Kudus, Jalan Pangeran Puger, dan Jalan Veteran, sebelum akhirnya kembali dan finish di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus.
”Kami juga sudah mensosialisasikan ke pondok pesantren agar santrinya ikut acara ini,” sambungnya.
Kreasi santri...
Pihak Kemenag telah memberikan izin kepada peserta untuk membawa kreasi alat musik, drum band, atau sound system untuk memeriahkan suasana. Santri juga diimbau membawa spanduk identitas pesantren serta spanduk yang berisi pesan-pesan motivasi.
Shony berharap ”Mlampah Sareng Santri” ini benar-benar menjadi momentum berharga bagi santri dari berbagai pesantren di Kabupaten Kudus untuk mempererat ukhuwah dan kebersamaan.
Editor: Cholis Anwar



