Kisah Umrah Backpacker asal Kudus, Lewat Jalur Non Muslim ke Makkah
Vega Ma'arijil Ula
Selasa, 28 Oktober 2025 10:33:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Melintasi jalur alternatif dari Jeddah menuju Makkah saat melakoni umrah backpacker menjadi pengalaman tersendiri bagi warga asal Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Ulil Albab (56).
Jalur alternatif yang memiliki julukan Jalur Non Muslim itu dipilih lantaran Ulil tak memiliki tasreh sebagai akses masuk ke Makkah.
Ide umrah backpacker dilakukan oleh Ulil bersama kelima rekannya di tahun 2023 silam. Saat itu beberapa rekannya ada keperluan tugas ke Istanbul, Turki. Kemudian ada waktu senggang empat hari yang bisa ia gunakan untuk umrah secara backpacker-an.
Kala itu keenamnya, termasuk Ulil tidak dapat masuk Makkah karena sedang memasuki tahun haji. Penjagaan menuju Makkah begitu ketat, sedangkan Ulil beserta kelima rekannya tak memiliki tasreh.
”Perjalanan dari Jeddah ke Makkah tidak ada travel yang mau mengantar kami ke Makkah karena kami tidak punya tasreh,” katanya, Senin (27/10/2025).
Setelah menunggu cukup lama, mereka bertemu seorang driver asal Yaman yang menawarkan bisa mengantar mereka ke Makkah. Namun, melewati jalur alternatif.
”Driver tersebut bilang kalau kami tidak dapat masuk ke Makkah kalau tidak punya tasreh. Kemudian dia menawarkan mengantarkan ke Makkah lewat jalur alternatif yang disebut jalur non muslim,” sambungnya.
Jalur non muslim...
- 1
- 2



