Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Pemerintah Desa (Pemdes) Piji bersama BUMDes Niti Raharjo meresmikan usaha peternakan Piji Farm di Desa Piji, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus sebagai bagian dari program ketahanan pangan desa tahun 2025.

Melalui program tersebut, warga Desa Piji nantinya bisa membeli hasil peternakan dengan harga di bawah pasaran menggunakan KTP setempat.

Direktur BUMDes Niti Raharjo, Saifuddin mengatakan, peresmian tersebut dilakukan untuk memperkenalkan Piji Farm kepada masyarakat sekaligus menunjukkan hasil usaha yang dikembangkan bersama pihak ketiga.

”Tujuannya memperkenalkan kepada masyarakat Desa Piji bahwa sekarang ada Piji Farm yang menghasilkan telur ayam petelur serta hasil ternak lainnya bisa dibeli warga dengan harga di bawah pasaran menggunakan KTP asli Desa Piji,” ujarnya, Sabtu (16/5/2026).

Ia menjelaskan, usaha yang dijalankan di Piji Farm meliputi peternakan ayam petelur, kambing dorper untuk breeding, kambing etawa penghasil susu hingga kambing grikil. Untuk ayam petelur, pada tahap awal dikembangkan sekitar 4.000 ekor dan ditargetkan bertambah menjadi 8.000 ekor pada tahap berikutnya.

Khusus kambing dorper, hasil breeding nantinya akan dibesarkan dan dijual kembali. Sementara kambing etawa difokuskan untuk produksi susu yang dipasarkan kepada masyarakat. Selain itu, kawasan Piji Farm juga mulai mengembangkan produk air mineral dari sumber mata air lokal di Desa Piji.

Saifuddin mengungkapkan, pengembangan usaha dilakukan melalui kerja sama dengan pihak ketiga menggunakan skema bagi hasil jangka panjang.

Menurutnya, program tersebut juga disiapkan untuk mendukung penguatan ekonomi masyarakat desa melalui distribusi hasil ternak dan bazar rutin setiap 40 hari sekali yang melibatkan UMKM hingga Koperasi Desa Merah Putih (KMDP). 

Bazar...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Berita Terkini

Terpopuler