BPS Catat Inflasi di Kudus Capai 0,31 Persen pada Mei, Ini Pemicunya
Wiwid Widia Yulhendrik
Selasa, 2 Juni 2026 20:22:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Kabupaten Kudus mencatat inflasi sebesar 0,31 persen pada Mei 2026. Kenaikan harga sejumlah komoditas pangan, terutama cabai merah, menjadi penyumbang utama inflasi bulan tersebut.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kudus, Eko Suharto, mengatakan inflasi tersebut dihitung berdasarkan perbandingan indeks harga konsumen antara April dan Mei 2026.
”Inflasi Mei ke April itu 0,31 persen. Kalau year to date dari Januari sampai Mei sebesar 1,27 persen,” ujarnya, Selasa (2/6/2026).
Ia menjelaskan, angka inflasi tersebut masih berada dalam rentang sasaran Inflation Targeting Framework Bank Indonesia sebesar 2,5 persen plus minus 1 persen. Dengan demikian, kondisi inflasi di Kudus dinilai masih terkendali.
”Masih dalam rentang yang diberikan Bank Indonesia, jadi masih dianggap aman,” katanya.
Eko menyebut, cabai merah menjadi komoditas dengan andil terbesar terhadap inflasi Mei 2026, yakni sekitar 0,07 persen, disusul bawang merah sebesar 0,06 persen dan beras sebesar 0,04 persen.
Selain bahan pangan, kenaikan harga juga terjadi pada perangkat digital seperti telepon seluler dan laptop atau notebook, yang masing-masing memberikan andil inflasi sekitar 0,04 persen dan 0,03 persen.
Menurutnya, kenaikan harga perangkat elektronik tersebut dipengaruhi faktor global, terutama meningkatnya harga komponen seperti memori dan SSD.
”Laptop dan telepon seluler sudah dua bulan ini naik terus, dan cukup terasa,” ujarnya.
Penurunan Harga...
- 1
- 2



