Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Bupati Kudus Samani Intakoris menyebut Sensus Ekonomi (SE) 2026 menjadi sarana untuk melihat kondisi riil perekonomian masyarakat di tengah situasi ekonomi yang saat ini bergejolak.

Hal itu disampaikannya dalam kegiatan pencanangan komitmen bersama pelaksanaan Sensus ekonomi 2026 yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kudus di Ballroom Hotel Sapphire, Kabupaten Kudus, Senin (8/6/2026).

Menurut Samani, data yang diperoleh dari sensus nantinya dapat menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan pembangunan maupun langkah intervensi ekonomi ke depan.

”Ini seperti rontgen ya, melihat kondisi situasi yang nyata di lapangan. Ketika data ini sudah ada, ini bisa digunakan semua instansi maupun pemerintah, baik pusat sampai daerah, untuk menentukan kebijakan ke depannya,” ujarnya.

Ia mengatakan, pemerintah ingin melihat secara detail bagaimana kondisi masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonominya di tengah situasi ekonomi yang saat ini dinilai sedang mengalami gejolak.

”Walaupun situasi kondisi ekonomi yang sekarang terjadi, kita mau melihat juga bagaimana kondisi masyarakat dalam melakukan kegiatan ekonominya di masa-masa sekarang ini,” katanya.

Digunakan bersama... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler