Bupati Samani Sambut Baik Sensus Ekonomi 2026 Kudus, Sebut Hal Ini
Wiwid Widia Yulhendrik
Senin, 8 Juni 2026 12:15:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Bupati Kudus Samani Intakoris menyebut Sensus Ekonomi (SE) 2026 menjadi sarana untuk melihat kondisi riil perekonomian masyarakat di tengah situasi ekonomi yang saat ini bergejolak.
Hal itu disampaikannya dalam kegiatan pencanangan komitmen bersama pelaksanaan Sensus ekonomi 2026 yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kudus di Ballroom Hotel Sapphire, Kabupaten Kudus, Senin (8/6/2026).
Menurut Samani, data yang diperoleh dari sensus nantinya dapat menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan pembangunan maupun langkah intervensi ekonomi ke depan.
”Ini seperti rontgen ya, melihat kondisi situasi yang nyata di lapangan. Ketika data ini sudah ada, ini bisa digunakan semua instansi maupun pemerintah, baik pusat sampai daerah, untuk menentukan kebijakan ke depannya,” ujarnya.
Ia mengatakan, pemerintah ingin melihat secara detail bagaimana kondisi masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonominya di tengah situasi ekonomi yang saat ini dinilai sedang mengalami gejolak.
”Walaupun situasi kondisi ekonomi yang sekarang terjadi, kita mau melihat juga bagaimana kondisi masyarakat dalam melakukan kegiatan ekonominya di masa-masa sekarang ini,” katanya.
Digunakan bersama...
Samani menambahkan, hasil sensus nantinya akan digunakan pemerintah daerah bersama BPS dan instansi terkait untuk menentukan langkah intervensi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kudus.
”Ketika nanti kita sudah melihat data sensus ini, kita nanti bisa melihat bagaimana memberikan intervensi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kudus,” terangnya.
Ia juga meminta masyarakat memberikan informasi yang jujur dan apa adanya kepada petugas sensus yang nantinya melakukan pendataan door to door. Menurutnya, kerahasiaan data masyarakat akan dijaga oleh BPS sesuai ketentuan yang berlaku.
”Sampaikan kepada petugas di lapangan apa adanya. Nanti BPS akan menjaga kerahasiaan setiap informasi dari masyarakat,” imbuhnya.
Saat ditanya terkait sektor ekonomi yang menjadi perhatian khusus, Samani menegaskan seluruh sektor memiliki peran penting dalam sensus ekonomi.
”Semua penting. Sensus ini tidak melihat penting dan tidak penting. Semua akan ditata,” tegasnya.
Selain itu, ia meminta seluruh unsur pemerintah daerah, Forkopimda, camat, kepala desa hingga organisasi usaha mendukung pelaksanaan sensus ekonomi 2026 agar data yang dihasilkan benar-benar akurat dan dapat dimanfaatkan dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah.
Editor: Anggara Jiwandhana



