Perhatian, Penggunaan HP di Sekolah-Sekolah Kudus akan Dibatasi!
Wiwid Widia Yulhendrik
Jumat, 24 Juli 2026 16:19:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Disdikpora juga akan mendorong peran orang tua dalam mengawasi penggunaan gawai anak saat berada di rumah maupun di lingkungan masyarakat.
”Jangan sampai di sekolah pengawasannya sudah baik, tetapi di rumah dibiarkan. Orang tua perlu mendampingi anak, mengawasi aktivitas digitalnya, serta memberikan literasi digital agar anak memahami risiko penggunaan gawai,” katanya.
Menurutnya, kebijakan tersebut bertujuan mengurangi dampak negatif penggunaan gawai di kalangan pelajar sekaligus meningkatkan kedisiplinan dan prestasi belajar.
Sejumlah sekolah di Kudus bahkan telah lebih dulu menerapkan pembatasan penggunaan gawai sebelum edaran tersebut diterbitkan. Salah satunya SMP 2 Kudus.
Kepala SMP 2 Kudus In Setyorini mengatakan, siswa tetap diperbolehkan membawa HP di sekolah karena banyak murid yang menggunakan transportasi daring saat pulang akibat orang tua masih bekerja.
”Kalau pagi HP langsung dimasukkan ke boks sesuai kelas masing-masing. Boks itu kemudian disimpan di ruang guru sampai menjelang jam pulang,” ujarnya.
Jam penggunaan HP...
Baca Juga



