Petani di Payaman Kudus Diharapkan Bisa Dua Kali Tanam Karena Hal Ini
Wiwid Widia Yulhendrik
Jumat, 24 Juli 2026 14:12:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Normalisasi Sungai Kauman di Desa Payaman, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus yang dikerjakan Senin (20/7/2026) hampir rampung dan diharapkan bisa segera bermanfaat bagi para petani Payaman.
Sungai sepanjang 2,2 kilometer itu ditargetkan selesai Sabtu (25/7/2026) untuk memperlancar aliran air, mengurangi genangan di lahan pertanian, sekaligus mendukung ketahanan pangan.
Sekretaris BPBD Kudus Syarif Hidayah mengatakan, normalisasi Sungai Kauman hasil sinergi antara BPBD dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus bersama Pemerintah Desa Payaman, Gapoktan, Poktan, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas.
Penanganan dilakukan setelah usulan dari pemerintah desa dibahas dalam rapat koordinasi lintas instansi dan ditetapkan sebagai salah satu sungai prioritas.
”Usulan dari desa kami masukkan dalam rapat koordinasi. Yang menjadi prioritas lebih dulu itulah yang kami tangani bersama,” ujarnya, Jumat (24/7/2026).
Ia menjelaskan, pengerukan dilakukan pada alur Sungai Kauman yang merupakan bagian dari Daerah Irigasi (DI) Kauman. Sungai tersebut saling terhubung dengan Sungai Jumirah, kemudian masuk ke sistem Sungai Juana Undaan (JU-1).
Lebar sungai...
Baca Juga



