Dikeluhkan, Tambang Galian C Kaliwungu Kudus Belum Berizin
Wiwid Widia Yulhendrik
Jumat, 24 Juli 2026 19:55:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Sebelumnya, pengelola Pondok Tahfidz Modern Al-Aqsa Qutb mengeluhkan aktivitas tambang galian C di dekat batas lahannya.
Pimpinan Pondok, Choirul Anwar mengatakan, dalam mediasi bersama operator tambang sebelumnya, telah disepakati aktivitas penambangan dilakukan di lokasi yang cukup jauh dari bangunan pondok dan tidak mendekati batas lahan pesantren.
”Disepakati aktivitas galian dilakukan di area yang cukup jauh dari bangunan pondok dan tidak mendekati batas lahan pesantren,” ujarnya.
Namun, beberapa pekan setelah kesepakatan, aktivitas galian kembali mendekati batas lahan pondok. Kondisi tersebut dikhawatirkan memengaruhi kestabilan tanah, mengganggu fondasi bangunan, hingga memicu longsor saat gedung mulai digunakan.
Selain itu, kendaraan berat yang keluar masuk lokasi tambang juga dikhawatirkan berdampak pada bangunan yang masih dalam tahap penyelesaian.
Editor: Zulkifli Fahmi



