Minggu, 26 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Sebagai bagian dari edukasi tersebut, peserta membuat gantungan kunci berbentuk kupu-kupu dari bungkus kopi bekas. Melalui kegiatan sederhana itu, anak-anak dikenalkan bahwa sampah plastik masih memiliki nilai guna apabila dikelola dengan benar.

Adam juga mengingatkan, sampah yang tidak dikelola dengan baik tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga mengancam kelestarian satwa seperti paus, kura-kura, hingga burung akibat menelan atau terjerat sampah plastik.

”Kami berharap generasi muda lebih sadar terhadap permasalahan sampah. Mulai dari diri sendiri, mulai dari hal terkecil, dan mulai dari sekarang,” tandasnya.

Sementara itu, dalam kesempatan terpisah, Kepala UPT TPA Tanjungrejo Maeri Riani menyampaikan, volume sampah yang masuk ke TPA mencapai sekitar 205 ton per hari pada hari pelayanan atau rata-rata 143 ton per hari.

Pemkab Kudus pun menargetkan residu yang masuk ke lahan urug TPA hanya sekitar 10 persen atau sekitar 14–20 ton per hari.

”Harapan kami, masyarakat sudah memilah sampah sejak dari rumah sehingga yang masuk ke TPA semakin sedikit,” imbuhnya.

Editor: Supriyadi

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler