Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

 

Menurutnya, kawasan Kudus juga telah dihuni sebelum tahun tersebut. Indikasinya antara lain jalur perdagangan Pantura, temuan bata kuno, toponimi Loram, Kauman, dan Demaan, serta hubungan Kudus dengan Kesultanan Demak

Sementara itu, ahli astronomi kalender Islam dan kaligrafi KH Saifuddin Luthfi memaparkan hasil kajian penanggalan terhadap prasasti tersebut. Berdasarkan perhitungan astronomi kalender Hijriah, 19 Rajab 956 Hijriah bertepatan dengan 23 Agustus 1549 Masehi dan jatuh pada Selasa Legi.

”Hasil konversi tarikh menunjukkan 19 Rajab 956 Hijriah bertepatan dengan 23 Agustus 1549 Masehi atau Selasa Legi sehingga menjadi dasar kronologi yang dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Kajian tersebut memperkuat validitas penanggalan dalam prasasti sebagai salah satu rujukan sejarah Kudus.

Sementara itu, Guru Besar Arkeologi Fakultas Ilmu Budaya UGM Prof. Inajati Adrisijanti M. Romli menilai Prasasti Mihrab Masjid Menara Kudus memiliki data paling lengkap dibandingkan tinggalan sejarah lain.

Menurutnya, prasasti tersebut memuat penyebutan kota Al-Quds, Masjid Al-Manar, nama Ja’far Shadiq, serta tanggal dan tahun pembangunan.

”Prasasti di atas pintu mihrab Masjid Menara Kudus menunjukkan kota Al-Quds, Masjid Al-Manar, nama Ja’far Shadiq, tanggal, dan tahun. Data-data itu penting dalam pencarian dan penentuan hari jadi Kota Kudus,” ujarnya.

Relief sengkalan... 

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Berita Terkini

Terpopuler