Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Pokdarwis Kudus (Kelompok Sadar Wisata) di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah diberi wejangan Bupati Kudus HM Hartopo. Wejangan ini diberikan Bupati Kudus di Taman Krida menjelang purna tugasnya yang tinggal menghitung hari, Kamis (21/9/2023).

Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan, Pokdarwis Kudus di desa wisata harus bisa mengembangkan potensi wisata di masing – masing desanya, dengan kreatifitas dan inovasi. Setiap desa wisata bisa saling berdiskusi dan bertukar pengalaman cara mengembangkan potensi wisatanya.

”Mengingat di Kudus sudah mulai banyak desa wisata yang jadi rujukan wisatawan. Jadi selain pengembangan, manajemen juga harus ditata dengan baik,” katanya.

Potensi wisata di setiap desa, sambung Hartopo, juga harus digali agar terus menarik minat wisatawan untuk datang. Terlebih, ketika desa wisata berkembang, otomatis akan menjadikan multiplayer effect peningkatan perekonomian bagi para pelaku UMKM sekitar.

”Kudus ini sebenarnya punya banyak potensi wisata yang luar biasa. Kami juga berharap itu bisa dikembangkan dengan sinergitas dan tour guide lokal uang bisa terintegrasi dengan beberapa pelaku wisata di luar daerah untuk meningkatkan kunjungan wisata,” jelasnya.

Pihaknya tak menampik jika perkembangan pariwisata di Kudus selama kepemimpinannya memang kurang signifikan. Terlebih, dibeberapa tahun terakhir ada pandemi Covid-19 yang tentunya cukup menghambat perkembangan wisata.

”Memang belum ada pengembangan yang signifikan. Kami dari pemerintah juga terbatas untuk membantu pelaku usaha wisata saat pandemi beberapa waktu lalu,” ungkapnya di hadapan Pokdarwis Kudus.

Editor: Budi Santoso

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler