Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Penemuan berawal dari Miftah, nelayan setempat melaut sekitar 12 mil dari daratan. Setelah menebar jaring, alat penangkap ikan itu justru tersangkut sebuah benda di kedalaman 30 meter.

Setelah dievakuasi ke pinggiran, ternyata benda tersebut adalah bangkai pesawat tempur yang diduga sisa Perang Dunia 2.

Baca: Bangkai Pesawat Diduga Sisa Perang Dunia 2 Ditemukan Nelayan Lamongan, Begini Ceritanya

Melansir Detik.com, saat dievakuasi, bangkai pesawat sudah tak utuh lagi. Potongan pesawat yang ditemukan yakni hanya bagian depan hingga tengah atau kokpit serta sayap.

Kondisi bangkai juga sudah banyak mengelupas pada bagian kulit. Sayap dan kemudi pesawat masih bisa dilihat, namun hanya tampak kerangka-kerangnya saja.

Pada dinding bagian samping pesawat juga sudah tak ada dan hanya tampak kerangka besi baja saja. Tanda maupun jenis dan identitas pesawat pun sudah tak ada.

Baca: Tukang Becak di Lamongan Ini Tambal Jalan Berlobang Karena Takut Anaknya Terjatuh

’’Yang bagian belakang tidak ada. Sudah tidak utuh, hanya bagian kokpit dan sayap yang juga sudah tidak utuh karena sebagian sudah mengelupas,’’ kata Sekretaris Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Lamongan Ma'mun Murod, Selasa (23/5/2023).
Mesin yang dipakai pesawat sudah tidak ada. Kemungkinan, masih tertinggal di lokasi temuan atau bahkan hilang.Bagian dinding samping pesawat tersebut juga sudah banyak yang hilang. Posisi kokpit terlihat berada di depan sayap pesawat.’’Kokpitnya lebih maju atau lebih di depan dibanding dengan posisi sayap,’’ ungkapnya.Baca: Mengenal Angel Emithasari Kades Cantik di Lamongan, Ini ProfilnyaKepala Desa Weru Syaiful Islam mengatakan atas temuan itu, pihaknya sudah melapor ke pihak terkait. Untuk jenisnya, pihaknya menyerahkan ke instansi terkait untuk meneliti.’’Sudah kami laporkan dan sudah ada yang melihat bangkai pesawat tersebut. Kalau pesawat jenis apa ya saya serahkan pada instansi terkait untuk meneliti,’’ imbuhnya.Dihubungi terpisah, arkeolog BPK Wilayah IX Wicaksono Dwi Nugroho mengatakan, berdasarkan data sementara dari video dan foto-foto, bangkai pesawat tersebut dimungkinkan adalah bangkai pesawat perang dari masa Perang Dunia Kedua.’’Dari saya lihat sekilas dari video dan foto-foto yang dikirimkan dari Disparbud Lamongan, dugaan kami bangkai pesawat tersebut adalah sisa dari masa Perang Dunia Kedua,’’ paparnya.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler