Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Polisi berhasil menangkap MGS (25) pelaku pembunuhan Ustaz Saidih, imam Musala di Musala Uswatun Hasanah, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (23/5/2024) malam.

Dalam penangkapan itu, polisi terpaksa menembak kaki pelaku karena melawan saat ditangkap petugas. Pelaku di tangkap saat berada di Kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Andri Kurniawan mengatakan, polisi sebelumnya sudah melakukan tembakan peringatan.

Namun, pelaku tak mengindahkan dan berusaha melarikan diri. Polisi pun akhirnya melakukan tindakan tegas dan terukur pada pelaku.

”Sempat melakukan perlawanan, pelaku akhirnya dilumpuhkan petugas,” katanya, seperti dikutip dari Antara, Jumat (24/5/2024).

Usai ditangkap, polisi membawa pelaku ke klinik untuk mendapatkan perawatan luka tembak pada bagian kakinya.

Penyidik pun hingga kini masih menyelidiki MGS untuk mengetahui motif dari aksi penusukan imam musala di kawasan Kedoya Utara tersebut.

”Masih diperiksa, nanti akan disampaikan saat pers rilis,” katanya.

Diketahui, MGS (25) melakukan penikaman pada Ustaz Saidi, Kamis (16/5/2024) lalu. Saat itu, Ustaz Saidi tengah berwudhu. Korban akhirnya tewas usai dilarikan ke rumah sakit.

Saksi mata peristiwa tersebut, Supriyadi mengatakan, korban ditusuk di punggung bagian kanan. Saat itu, ia mendengar teriakan kata maling dua kali. Para jemaah pun turun ke tempat wudhu dan melihat korban sudah berdarah-darah.

 

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler