Info Haji 2024
Segini Lho Biaya Haji Tanpa Antre di Korea Selatan
Zulkifli Fahmi
Kamis, 6 Juni 2024 16:16:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jakarta – Sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan Mahasiswa asal Indonesia berkesempatan pergi haji tanpa harus mengantre melalui Korea Selatan.
Mereka bisa berangkat haji setelah memenuhi sejumlah syarat yang ditentukan. Salah satunya sudah tinggal di Negeri Gingseng itu selama enam bulan.
Cerita itu dibagikan akun TikTok bernama @arissii_. Dalam unggahannya, ia menyebut haji dari Korea Selatan tidak perlu menunggu lama.
”Haji tanpa nunggu lama berangkat haji dari korea,” tulis akun TikTok @arissii_.
Dalam kolom komentar unggahannya, sejumlah warganet yang diduga juga WNI yang berada di Korea Selatan menyebutkan biaya haji regular di Negeri Gingseng itu sebesar 12 juta won. Angka tersebut setara dengan sekitar Rp 142 juta.
Angka tersebut disebut lebih murah dari pada biaya haji furoda di Indonesia, yakni mencapai Rp 200 jutaan. Haji Furoda sendiri merupakan kuota haji yang diberikan khusus dari pemerintah Arab.
Dalam unggahan @arissii_, sejumlah jemaah haji dari Korea Selatan itu rata-rata pekerja migran atau mahasiswa asal Indonesia. Mereka mengumpulkan gajinya hingga sekitar enam bulan untuk mendaftar haji.
Rata-rata UMR di Korea Selatan sendiri sekitar 2 juta won per bulannya, atau sekitar Rp 23,6 juta.
Syarat lain agar bisa berhaji lewat Korea Selatan, yakni calon jemaah haji harus memiliki ID Card atau KTP Korea. Untuk pekerja asal Indonesia di Korea Selatan, harus mengajukan izin cuti selama sebulan untuk berhaji.
Dalam videonya, memperlihatkan rombongan jemaah haji pria dan wanita sedang berkumpul di bandara. Di antaranya sedang mendengarkan arahan dari koordinator haji yang sedang mengabsen mereka sebelum akhirnya diberangkatkan. Bahkan, koordinator haji mereka menggunakan bahasa Indonesia.
Mereka terlihat memakai busana kasual, tidak berseragam putih sebagaimana umumnya rombongan haji. Yang lebih mengherankan lagi adalah semua peserta haji tampak masih sangat muda, baik laki-laki maupun perempuan dengan rentang usia sekitar 20-an hingga 40-an tahun.
Haji tanpa antre di Korea Selatan itu karena warga di negara itu mayoritas bukan beragama Islam. Kuota yang didapatkan pun jarang digunakan.
Selain pemilik akun TikTok @arissii_, ada juga @bianca.kartika. Mahasiswa penerima beasiswa Global Korea Scholarship itu juga ikut dalam rombongannya.



