Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi turut mengomentari turunnya partisipasi pemilih pada Pilkada 2024 ini. 

Diketahui, rata-rata nasional partisipasi pemilih pada Pilkada 2024 mencapai 68 persen. Jumlah tersebut turun drastis dibandingkan pada Pemilu pada Februari 2024 lalu. 

Di mana, pada Pilpres 2024 partisipasinya mencapai 81,78 persen, Pileg DPR RI mencapai 81,42 persen dan Pileg DPD RI 81,36 persen. 

Meski turun, KPU RI menyebut capaiannya itu sudah luar biasa. Namun, KPU RI juga akan mengevaluasi secara menyeluruh terhadap turunnya partisipasi pemilih itu. 

Menyoroti itu, politikus dari Partai Demokrat itu mengungkapkan sejumlah penyebab turunnya partisipasi pemilih di Pilkada 2024. 

Di antaranya yakni masyarakat yang jenuh dengan agenda politik, tingginya biaya Pilkada 2024, dan kurangnya sosialisasi. 

’’Kejenuhan akan pemilihan dalam tahun yang sama itu yang paling nyata,’’ kata Dede dalam keterangannya seperti dikutip dari Antara, Minggu (8/12/2024).

Calon Tak Sesuai Harapan...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler