Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Banyuwangi – Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur tetap dilanjutkan saat Ramadan. Menu yang dibagikan pun diganti dengan makanan kering agar bisa dibawa pulang untuk berbuka puasa.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memastikan pelaksanaan Makan Bergizi Gratis di wilayahnya berjalan lancar. Bahkan, jangkauan dari program itu terus bertambah.

Saat ini, sudah ada tiga titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG di Kabupaten Banyuwangi. SPPG itu tersebar di tiga kecamatan.

Cakupannya pun mencapai 39 sekolah dengan jumlah siswa penerima program Makan Bergizi Gratis sebanyak 5.642 orang.

Ipuk menyampaikan selama Ramadan, menu Makan Bergizi Gratis yang didapatkan para siswa bukan seperti makanan siap saji yang dikonsumsi di sekolah biasanya.

Selama Ramadan, menu Makan Bergizi Gratis diganti dengan makanan kering seperti kurma, telur, makanan ringan, buah, dan juga susu.

Untuk diketahui, program Makan Bergizi Gratis di Banyuwangi resmi dimulai pada 3 Februari 2025 lalu. Sejak diluncurkan, program ini telah menjangkau 39 sekolah mulai dari TK, SD, SMP negeri maupun swasta.

”Saat ini di Banyuwangi sudah ada tiga dapur umum SPPG (satuan pelayanan pemenuhan gizi) yang berada di wilayah Kecamatan Rogojampi, Sempu dan Banyuwangi,” ujar Bupati Ipuk seperti dikutip dari Antara.

Tetap Dibagikan Setiap Hari...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler