Kereta Api Sambar Tujuh Motor di Magetan, Tujuh Orang Meninggal
Zulkifli Fahmi
Senin, 19 Mei 2025 19:03:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Magetan – Kereta Api Malioboro Espres relasi Purwokerto-Malang terlibat kecelakaan dengan tujuh motor di Keluragan Mangge, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Senin (19/5/2025).
Akibat kecelakaan itu, sebanyak empat orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka berat.
Kecelakaan itu terjadi di JPL Nomor 08 (KM 176+586) Emplasemen Magetan yang merupakan jalur ganda dan resmi terjaga.
”Data awal, korban meninggal dunia ada empat orang dan luka berat ada tiga orang. Kami turut berduka cita atas korban yang meninggal dan mohon doanya agar korban luka segera diberi kesembuhan,” ujar Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa seperti dilansir dari Antara.
Berdasarkan pemeriksaan sementara di lokasi kejadian, kecelakaan diduga karena palang pintu perlintasan kereta api dibuka ketika Kereta Api Malioboro Ekspres akan melintas.
Sesaat sebelum kejadian, terdapat Kereta Api Matarmaja yang melintas. Saat itu, palang pintu perlintasan sudah ditutup.
Setelah Kereta Api Matarmaja melintas, petugas pun membuka palang pintu perlintasan. Namun ternyata, terdapat Kereta Api Malioboro Ekspres yang melintas.
”Saat sudah terbuka, kendaraan-kendaraan tujuh unit yang sudah menunggu tadi itu melintas, dan ternyata ada kereta lagi yang melintas yakni KA MAlioboro Ekspres dan terjadilah kecelakaan,” kata Erik.
Masih Didalami...
- 1
- 2



