Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Dompu –  Seorang Wanita di Kabupaten Dompu ditemukan meninggal dengan kondisi mengenaskan. Ia diduga menjadi korban pembunuhan.

Wanita berinisial YU itu ditemukan di rumahnya Dusun Nangasia, Desa Marada, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat.

Saat ditemukan, korban tergeletak di dalam kamarnya dengan bersimbah darah bersama anaknya yang baru berusia 10 hari. Terdapat luka di bagian belakang kepala dan kedua tangannya terpotong.

Warga menduga, korban dibunuh suaminya S. Suaminya diduga langsung kabur usai menghabisi nyawa istrinya itu.

”Suaminya entah di mana, langsung kabur. Istrinya (korban) tergeletak di kamar bersama anaknya,” ujar seorang warga, Mahani, seperti dikutip dari Detik.com, Sabtu (7/5/2025).

Mahani mengaku tak menyangka dengan kondisi mengenaskan YU. Apalagi, sehari sebelumnya pasangan suami istri itu habis melaksanakan doa selamatan atas kelahiran anaknya.

”Baru 10 hari melahirkan, kemarin baru saja doa syukuran anaknya yang baru lahir itu,” imbuh Mahani.

Kasi Humas Polres Dompu, AKP Zuharis, belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus dugaan pembunuhan ini. Namun, sejumlah personel kepolisian telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler