Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, JakartaMayat tanpa kepala berkelamin laki-laki ditemukan di Kali Ciliwung, Jalan Rawajati Timur III, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (9/7/2025). Jasad tersebut diduga pegawai kemendagri.

Peristiwa itu kali pertama diketahui warga yang tengah memancing di pinggir Kali Ciliwung. Korban diduga pegawai Kemendagri yang hilang saat memancing di Megamendung, Bogor, Jawa Barat.

Namun, saat ditemukan, jasad tanpa kepala itu sudah rusak, diduga dimakan binatang seperti biawak.

Unutk memastikan identitas korban, kepolisian pun segera melakukan tes DENA di Rumah Sakit Bhayangkara Tk I Pusdokkes Polri (RS) Kramat Jati, Jakarta Timur.

”Untuk lebih akurat lagi pihak RS Polri melakukan tes DNA,” kata Kapolsek Pancoran Kompol Mansur seperti dikutip dari Antara, Jumat (11/7/2025).

Saat ini kepolisian telah melakukan autopsi pada mayat tanpa kepala itu. Hasilnya, sudah mendekati ciri otentik yang diyakini keluarga korban dengan melihat langsung di RS Polri.

”Dari autopsi hasil sudah mendekati otentik ciri-ciri seperti tahi lalat di bawah mata, tahi lalat di bawah dagu dan jenggot masih tersisa,” jelasnya.

Kendati sudah menerima keterangan ciri korban dari keluarga dan hasil autopsi mendekati ciri otentik, kepolisian tetap melakukan tes DNA guna memastikan hasil yang lebih detail.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler