Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI tetap memantau keberadaan Satria Arta Kumbara eks Marinir TNI AL yang jadi tentara bayaran Rusia.

Juru Bicara Kemlu Rolliansyah Soemirat alias Roy mengatakan, saat ini pihaknya juga tetap berkomunikasi dengan Satria.

”Kementerian Luar Negeri melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Moskow tetap memantau keberadaan yang bersangkutan,” kata Roy seperti dikutip dari Antara, Selasa (22/7/2025).

Diketahui, Satria mengaku menyesal bergabung dengan Militer Rusia. Ia mengaku tak mengetahui keputusannya itu membuat status kewarganegaraannya sebagai Warga Negara Indonesia gugur.

Dalam sebuah video yang diunggah di akun TikToknya, @zstorm689, ia menyatakan keputusannya itu semata-mata hanya untuk mencari nafkah dan tak pernah ada niat sedikit pun untuk mengkhianati negara.

”Saya ingin memohon maaf sebesar-besarnya apabila (atas) ketidaktahuan saya, saya menandatangani kontrak dengan menteri pertahanan Rusia mengakibatkan dicabutnya warga negara saya. Mohon izin bapak, saya tidak pernah mengkhianati negara sama sekali, karena saya niatkan untuk datang ke sini hanya untuk mencari nafkah,” buka Satria Arta Kumbara dalam video yang ia unggah di TikTok, seperti dilihat Selasa (22/7/2025).

Ia kemudian meminta maaf pada Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Menteri Luar Negeri Sugiyono. Satria juga memohon agar bisa dijemput dan pulang kembali ke Indonesia.

Menurutnya, hanya mereka yang bisa memutus kontraknya dengan Militer Rusia dan pulang kembali ke Indonesia.

Dicabut Kewarganegaraannya... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler