Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, LumajangGunung Semeru kembali meletus pagi ini, Kamis (24/7/2025). Letusan itu terjadi pada pukul 07.09 WIB tadi.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Mukdas Sofian mengatakan, tinggi kolom letusan teramati mencapai 1000 meter atau 1 km di atas puncak.

Dalam laporan tertulisnya, kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal abu teramati mengarah ke timur laut dan tenggara.

”Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 214 detik,” tulisnya seperti dikutip dari Antara.

Mukdas mengatakan, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu masih mengalami gempa letusan. Pada Rabu (23/7/2025), sepanjang 24 jam terjadi 39 kali gempa letusan dengan amplitudo 10-22 mm dan lama gempa 44-192 detik.

Meski begitu, gunung di perbatasan Lumajang dan Malang, Jawa Timur itu masih berstatus Waspada atau Level II.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memberikan sejumlah rekomendasi yakni masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara, sepanjang Besuk Kobokan sejauh delapan kilometer dari puncak (pusat erupsi).

Imbauan ke Warga... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler