Prabowo Tegaskan Jangan Ada yang Merasa Kebal Hukum, Singgung Siapa?
Zulkifli Fahmi
Jumat, 15 Agustus 2025 15:10:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan tak boleh ada yang merasa lebih kuat dari hukum atau menganggap tak dapat diatur maupun diperiksa.
Penegasan itu dia ungkapkan dalam pidato kenegaraannya di Sidang Tahunan MPR RI di Gedung DPR MPR RI Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025).
”Tidak boleh ada yang merasa lebih kuat dari hukum, tidak boleh ada yang merasa tidak dapat diatur, tidak dapat diperiksa,” tegas Prabowo seperti dilihat di kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Sebagai kepala pemerintahan eksekutif, Prabowo menegaskan dirinya memiliki kewajiban menegakkan hukum demi menyelamatkan bangsa.
Di kesempatan itu, Prabowo juga menyingunggung perilaku korup yang menjangkiti institusi pemerintahan hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Menurutnya, sebagai tantangan mewujudkan Indonesia menjadi negara yang bersih dari korupsi, fakta-fakta ada pejabat yang korup harus berani diakui.
Presiden kemudian menegaskan dirinya, saat diambil sumpahnya sebagai Presiden RI, telah berjanji untuk melaksanakan amanat konstitusi Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
”Karena itu, saya tidak ada pilihan lain selain memimpin upaya pemberantasan korupsi, dan penyelewengan di semua lembaga eksekutif dan pemerintahan,” ujar Presiden.
Butuh Kritik...
- 1
- 2



