Internasional
Ribuan Warga Palestina Tahanan Israel Segera Dibebaskan
Zulkifli Fahmi
Selasa, 14 Oktober 2025 09:59:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jakarta – Lebih dari 1700 warga Palestina tahanan Israel dibebaskan. Mereka sebelumnya ditahan sejak 7 Oktober 2023.
Kantor media Palestina untuk urusan tahanan, Senin (13/10/2025) melaporkan mereka dibebaskan berdasarkan rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang meminta adanya pertukaran sandera. Para sandra itu pun telah tiba di Kota Khan Yunis, Gaza Selatan.
”Lebih dari 1.700 warga Palestina yang ditahan Israel setelah 7 Oktober 2023 dan dibebaskan sebagai bagian dari pertukaran dengan sandera Israel, telah tiba dengan bus di Khan Yunis, tepatnya di alun-alun dekat Kompleks Medis Nasser,” demikian bunyi laporan tersebut seperti dikutip dari Antara.
Mereka nantinya akan menjalani pemeriksaan medis di rumah sakit lapangan yang secara khusus disiapkan untuk memeriksa warga Palestina yang dibebaskan dari penjara Israel.
Saluran berita Al-Araby menayangkan suasana haru ratusan warga yang berkumpul di alun-alun guna menyambut para tahanan Palestina yang telah dibebaskan.
Selain 1.718 warga Palestina asal Jalur Gaza, kantor media itu juga menyebut Israel membebaskan 250 warga Palestina lainnya yang sebelumnya menjalani hukuman seumur hidup atau hukuman jangka panjang di Tepi Barat yang diduduki Israel, Yerusalem, dan sejumlah lokasi di luar negeri.



