Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Ia mengatakan, semua orang memiliki punya pemahaman yang sama, di mana ancaman atau teror yang diterima merupakan penipuan.
”Tapi bagaimana pun di negeri ini penipu macam begini terlalu diberi ruang bebas. Nyaris enggak pernah ada yang dikejar dengan serius,” ujarnya.
Hanya, ia menyayangkan orang-orang tersebut bisa menelepon berkali-kali. Zainal Arifin Mochtar juga menyinggung dugaan jual beli data dan berbagai tindakan scam yang masih terjadi.
”Data kita diperjualbelikan dan berbagai tindakan scam lainnya. Yang kedua, kepada para penipu, jangan jualan polisi untuk mengancam dan nakutin orang-orang tertentu, enggak akan ngefek,” tandasnya.
Diketahui, Zainal Arifin Mochtar dikenal vokal mengkritik pemerintahan, terutama saat era pemerintahan Jokowi dan kini, di era Presiden Prabowo Subianto. Salah satunya saat ia menjadi salah satu pembicara dalam Dirty Vote.



