Pengisian Jabatan Perangkat Desa di Blora Terhalang Anggaran
Zulkifli Fahmi
Kamis, 22 Januari 2026 15:49:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Blora – Proses pengisian jabatan perangkat desa di Kabupaten Blora, Jawa Tengah terhambat terbatasnya anggaran. Saat ini, ada 369 formasi perangkat desa yang masih kosong.
Kepala Bidang Pemerintahan Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Blora Wahyu Triatmoko mengatakan, saat ini pihaknya masih mencarikan solusi guna melakukan pengisian kekosongan jabatan tersebut.
Ia menambahkan, saat ini Pemerintah Daerah masih mempertimbangkan berbagai aspek. Selain kesiapan anggaran, pihaknya juga masih mempertimbangkan kebijakan penghasilan tetap perangkat desa.
”Sehingga untuk saat ini belum ada pembahasan lebih lanjut terkait proses pengisian dan penjaringan perangkat desa,” katanya, dikutip dari Antara, Kamis (22/1/2026).
Pihaknya masih belum bisa memastikan waktu pelaksanaan pengisian jabatan. Meski jumlah kekosongan cukup besar, pengisian belum bisa dilakukan dalam waktu dekat.
Salah satu penyebabnya yakni, kondisi keuangan daerah yang saat ini belum memungkinkan untuk menambah jumlah perangkat desa. Sebab, itu akan berdampak langsung pada meningkatnya beban pengeluaran penghasilan tetap.
Selain itu, kemampuan fiskal daerah juga tercatat mengalami penurunan dalam dua tahun terakhir.
Kondisi tersebut, semakin diperberat dengan menurunnya alokasi dana desa Kabupaten Blora pada tahun 2026. Di mana jumlahnya sekitar Rp 105 miliar, turun dari tahun sebelumnya yang mencapai sekitar Rp 130 miliar.
Diupayakan...
- 1
- 2



