Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Teheran – Militer Iran membombardir sejumlah kota di Israel dan beberapa pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah.

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dalam pernyataannya menyebutkan, serangan Gelombang ke-58 Operasi True Promise 4 itu menghantam wilayah utara dan tengah pendudukan Israel.

”Termasuk Nahariyya, Bet Shemesh, Tel Aviv, Yerusalem Barat, serta terhadap pangkalan militer AS,” demikian pernyataan IRGC sebagaimana dikutip media penyiaran Iran, seperti diberitakan Antara, Selasa (17/3/2026)

Adapun pangkalan AS yang diserang yakni, Pangkalan Victoria di Irak, pangkalan udara Ali al-Salem di Kuwait, pangkalan udara Prince Sultan di Arab Saudi, serta target milik Armada Kelima Angkatan Laut AS.

Dalam serangan itu, Iran menembakkan rudal super berat Khorramshahr dengan hulu ledak seberat dua ton, rudal Ghadir dengan beberapa hulu ledak, serta rudal Fattah, Kheibar Shekan, dan sejumlah rudal lainnya.

Iran melakukan serangan ke wilayah Israel dan target militer AS di Timur Tengah sebagai respons atas operasi militer bersama yang diluncurkan AS dan Israel pada 28 Februari.

Pada hari pertama operasi militer tersebut, Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dilaporkan gugur dan sebuah sekolah putri di Iran selatan dibom. Iran menyebut jumlah korban tewas telah melampaui 1.200 orang.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler