Selat Hormuz Ditutup Lagi, Dua Kapal Pertamina Masih Tertahan
Zulkifli Fahmi
Minggu, 19 April 2026 10:43:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jakarta – Dua kapal Pertamina masih tertahan di Selat Hormuz usai penutupan kembali oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), Sabtu (18/4/2026).
Dipantau dari situs Vessel Finder, Minggu (19/4/2026) pada pukul 10.00 WIB, dua kapal Pertamina, Pertamina Pride dan Gamsunoro masih belum keluar dari Selat Hormuz.
Berdasarkan pantauan Murianews.com, Pertamina Pride berada di perairat dekat Pulau Kish Iran. Sementara, Gamsunoro ada di perairan dekat Dubai Uni Emirat Arab.
Sebelumnya, IRGC membuka Selat Hormuz pada Jumat (17/4/2026) usai gencatan senjata. Kondisi itu pun direspons Pertamina untuk segera melakukan persiapan pelayaran atau passage plan.
Pejabat Sementara Corporate Secretary Pertamina International Shipping (PIS) Vega Pita mengatakan, PIS menyiapkan sejumlah langkah pelayaran untuk kembali ke Tanah Air.
”Kami siaga melakukan pemantauan secara intensif dan menyiapkan perencanaan pelayaran yang aman agar kapal Pertamina Pride dan Gamsunoro dapat melintasi Selat Hormuz,” katanya, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (18/4/2026).
- 1
- 2



