Jumat, 23 Februari 2024

Arpusda Kudus Inisiasi Gerakan Back to Book di Kalangan Pelajar

Anggara Jiwandhana
Selasa, 22 Agustus 2023 11:57:00
Perpustakaan keliling Dinas Arpusda Kudus saat mengunjungi SMA 1 Kudus, Selasa (Murianews/Anggara Jiwandhana)

Murianews, Kudus – Dinas Arsip dan  Perpustakaan Daerah atau Arpusda Kudus, Jawa Tengah, kembali mengeluarkan sebuah inovasi untuk meningkatkan minat baca masyarakat di Kota Kretek. Inovasi ini, mereka namai dengan gerakan back to book atau kembali ke buku.

Dalam gerakan tersebut, Dinas Arpusda mengajak elemen pelajar di Kabupaten Kudus untuk menonaktifkan telepon pintar alias gadget-nya kurang lebih selama 30 menit. Mereka, kemudian diajak untuk membaca buku-buku bacaan konvensional beranekaragam tema.

Gerakan ini sendiri, diimplementasikan pertama kali di SMAN 1 Kudus, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Selasa (22/8/2023).

Kepala Dinas Arpusda Kudus Samani Intakoris menjelaskan, gerakan back to book ini lebih pada mengingatkan para pelajar untuk tidak meninggalkan buku-buku bacaan konvensional.

Meski diakui saat ini kemudahan membaca beragam jenis artikel sudah bisa didapat melalui gadget masing-masing siswa. Seperti perpustakaan online yang saat ini dimiliki oleh Dinas Arpusda Kudus, yakni di iKudus.

”Pada kesempatan kali ini, kami ingin mengajak mereka melepas gadget mereka, dan kembali membaca buku bacaan konvensional yang tentunya ada sensasi tersendiri saat melakukannya, ini kami harap bisa menjaga tradisi membaca buku dan tentunya meningkatkan minat baca anak-anak,” tambah Samani.

Selain itu, dengan tetap membaca buku bacaan konvensional, Samani juga berharap bisa menjaga iklim usaha percetakan buku hingga tetap memberi jalan bagi para penulis buku untuk tetap bisa berkarya dan menerbitkan bukunya.

Hal ini juga sebagai bentuk apresiasi Dinas Arpusda pada seluruh penulis buku bacaan ataupun buku pengetahuan karena telah bersusah payah untuk membuat sebuah pengetahuan bisa dibaca dan disebarluaskan.

”Lumrahnya, buku itu dicetak untuk kemudian bisa dibaca. Dari membaca tersebut, kita bisa mendapat ilmu dan kemudian bisa menerapkannya di kehidupan sehari-hari. Semakin banyak buku bacaan yang dibaca, semakin banyak pengetahuan yang didapat dan harapannya tentu semakin baik pula kualitas kehidupan seseorang tersebut, inilah fungsi dari menumbuhkan minat baca, bagi warga Kudus,” tandas Samani.

Editor: Supriyadi

 

Komentar