Senin, 4 Maret 2024

Usul Biaya Haji 2024 Rp 105 Juta, Semua Ditanggung Jemaah?

Cholis Anwar
Kamis, 16 November 2023 06:56:00
Ilustrasi para jemaah Haji hendak berangkat ke tanah suci (Dok. Kemenag)

Murianews, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) telah menyampaikan usulan awal Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1445 H/2024 M kepada Komisi VIII DPR. Rata-rata biaya haji yang diusulkan mencapai Rp105 juta.

Namun, pertanyaan yang muncul adalah berapa Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang harus dibayar oleh para jemaah haji Indonesia?

Wibowo Prasetyo, Staf Khusus Menteri Agama bidang Media dan Komunikasi Publik menjelaskan, Bipih yang harus dibayar oleh jemaah merupakan bagian dari BPIH. Meskipun usulan awal BPIH sebesar Rp105 juta telah disampaikan, bukan berarti jumlah tersebut langsung menjadi besar yang harus dibayar oleh jemaah.

”Berapa biaya yang akan dibayar jemaah haji 2024 belum ditentukan, masih akan dibahas. Sabar,” ungkap Wibowo Prasetyo.

Usulan awal dari Kemenag akan dibahas terlebih dahulu oleh Panitia Kerja (Panja) BPIH yang telah dibentuk oleh Komisi VIII DPR bersama Kemenag. Panja ini dipimpin oleh Moekhlas Sidik, dan mereka akan membahas setiap komponen biaya serta melakukan pengecekan harga ke lapangan. Hasil pembahasan dan kesepakatan Panja akan menjadi dasar untuk menetapkan BPIH 2024.

Wibowo menegaskan, kesepakatan antara pemerintah dan DPR terkait biaya haji akan disampaikan ke Presiden untuk ditetapkan melalui Peraturan Presiden. Dalam regulasi tersebut akan ditentukan berapa biaya haji yang harus dibayar jemaah dan biaya haji yang bersumber dari nilai manfaat sesuai kesepakatan pemerintah dan DPR.

Dia memberikan contoh proses penetapan BPIH 1444 H/2023 M. Setelah melalui serangkaian pembahasan dan peninjauan harga layanan di dalam dan luar negeri, BPIH 1444 H/2023 M disepakati dengan rata-rata sebesar Rp90.050.637,26. Biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) yang harus dibayar jemaah pada tahun tersebut rata-rata sebesar Rp49.812.700,26.

Sebagai langkah berikutnya, hasil kesepakatan ini disampaikan ke Presiden untuk ditetapkan melalui Peraturan Presiden (Perpres) BPIH 2023. Setelah terbitnya Perpres, jemaah dapat melunasi Bipih dengan membayar selisihnya setelah setoran awal sebesar Rp25 juta.

Komentar