Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Lumajang – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memastikan seluruh pendaki yang berada di jalur Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur, dalam kondisi aman menyusul erupsi besar yang terjadi pada Rabu (19/11/2025) sore.

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Edy Prakoso mengatakan, berdasarkan laporan tim di lapangan, setidaknya ada 60 orang pendaki dan 15 pemandu yang saat ini tertahan di kawasan Ranu Kumbolo.

”Untuk di Ranu Kumbolo kondisi aman cuma memang ada himbauan untuk turun,” kata Edy dikutip dari Antara, Kamis (20/11/2025).

Ranu Kumbolo, yang merupakan danau kawah di ketinggian 2.400 meter di atas permukaan laut (dpl), berjarak sekitar enam jam perjalanan dari puncak Semeru.

Para pendaki tertahan karena jalur turun ke arah utara tertutup kabut tebal dan disertai hujan ringan hingga sore hari.

Erupsi Gunung Semeru dilaporkan terjadi pada pukul 16.00 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak.

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan, dalam letusan tersebut, Semeru menghembuskan awan panas dengan jarak luncur mencapai tujuh kilometer dari arah puncak. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara dan barat laut.

Erupsi tercatat di seismogram dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi sekitar 16 menit 40 detik.

Status Awas...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler