Jumat, 23 Februari 2024

Desa di Blora Ini Terbitkan Perdes Larangan Perburuan Liar

Nathan
Sabtu, 23 September 2023 15:26:00
Ilustrasi: Burung hantu salah satu binatang yang dilarang diburu dalam Perdes Bandungrojo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora. (Pixabay)

Murianews, Blora – Desa Bandungrojo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora memiliki aturan larangan perburuan liar di sawah yang masuk wilayahnya. Bagi pelanggarnya, bakal mendapatkan sanksi.

Sebab, larangan perburuan itu telah diatur dalam Peraturan Desa Nomor 6 tahun 2023. Aturan itu diterbitkan guna menjaga keseimbangan ekosistem dan pengendalian hama tikus di sawah.

Binatang yang dilarang untuk diburu yakni, garangan, katak, ular, burung, dan segala jenis hewan pemangsa hama.

”Kami buat perdes tentang larangan perburuan hewan liar sawah dengan tujuan bisa membantu para petani terkait adanya serangan hama tikus,” kata Kepala Desa (Kades) Bandungrojo, Ahmad Nuruddin di kantor desa, Sabtu (23/09/2023).

Nuruddin mengatakan, diterbitkannya Perdes ini lantaran masyarakat setempat mulai merasakan beberapa populasi hewan liar di sawah mulai langka. Kelangkaan itu diduga maraknya perburuan yang dilakukan.

”Populasi hewan liar sawah seperti burung hantu, ular dan hewan sejenisnya pemangsa hama mulai langka,” jelas Nuruddin.

Nuruddin mengatakan, diterbitkannya Perdes tersebut juga sekaligus mengedukasi masyarakat terkait dampak buruknya perburuan.

”Kalau warga kami sendiri, sudah kami edukasi terkait dampak buruknya perburuan. Apabila melanggar, maka akan dikenai sanksi maupun denda,” terang Nuruddin.

Nuruddin berharap desa lain juga menerbitkan perdes serupa. Tujuannya agar ekosistem dan populasi hewan liar di sawah tetap terjaga.

Dengan ekosistem dan populasi hewan liar sawah ini diharapkan bisa membantu para petani terkait adanya serangan hama terutama tikus.

”Serangan hama tikus memang sulit dibasmi baik dengan menggunakan cara gropyokan maupun menggunakan obat racun. Oleh karena itu, kami berharap dengan adanya larangan berburu hewan liar sawah bisa mengurangi serangan hama tikus,” pungkas Nuruddin.

 

Editor: Zulkifli Fahmi

Komentar