Senin, 4 Maret 2024

Produk Batik Kudus Tembus Pasar Luar Negeri

Vega Ma'arijil Ula
Jumat, 1 Desember 2023 12:53:00
Ilustrasi: Seorang anak muda mempelajari teknik batik Kudus. (Murianews/Vega Maarijil Ula)

Murianews, Kudus – Penjualan produk batik Kudus buatan Muria Batik, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah terjual sampai ke luar negeri. Peminatnya berasal dari negara Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam.

Yuli Astuti, pemilik Muria batik mengatakan, mayoritas batik motif Kudus yang terjual ke luar negeri itu batik yang memiliki cerita bersejarah atau folklor tentang Kudus. Menurutnya, konsumen di luar negeri cenderung menghargai karya seni.

”Karya seni kalau didapatkan oleh orang yang paham seni pasti akan dibeli karena mereka pasti mengapresiasi. Berbeda dengan orang yang tidak paham seni pasti bilang kok mahal,” katanya, Jumat (1/12/2023). 

Yuli mengaku masih kerap mendapatkan pesanan dari luar negeri. Utamanya saat momen peringatan yang berhubungan dengan batik.

Harga batik di tempatnya beragam. Batik cap di tempatnya dijual dengan harga mulai Rp 150 ribu. Sementara batik tulis dijual dengan harga lebih dari Rp 1 juta.

”Untuk ekspor tidak ada kendala. Pengiriman mudah karena sekarang ada PT POS,” sambungnya.

Selain ke luar negeri, penjualan di dalam negeri juga lumayan bagus. Terutama untuk penjualan di kota-kota besar.

”Pembeli dari Indonesia juga ada karena banyak juga yang suka dan paham dengan batik,” imbuhnya.

Kepala Disnakerperinkop dan UKM Kudus, Rini Kartika Hadi mengatakan, pihaknya senang ada pelaku UMKM yang produknya mampu diminati hingga ke luar negeri. Dirinya berharap batik semakin maju. 

”Pastinya bangga karena ada batik yang bisa ekspor ke luar negeri. Harapan kami langkah yang sudah bagus ini juga diikuti oleh UMKM lainnya,” imbuhnya.

Editor: Ali Muntoha

Komentar