Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Pemeriksaan calon jemaah haji (CJH) tahun 2024 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, akan dimulai pada awal pekan depan atau Senin (4/12/2023). Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus (DKK) kini sudah mendapatkan data sebanyak 1324 orang yang akan dilakukan pemeriksaan kesehatan.

Kepala DKK Kudus Andini Aridewi mengatakan, pemeriksaan kesehehatan untuk CJH di Kudus yang pekan depan dimulai ini dilakukan untuk memastikan istitha’ah (kemampuan) kesehatan.

”Pemeriksaan kesehatan ini diharapkan bisa mengetahui sedini mungkin kondisi kesehatan jemaah calhaj dan untuk menentukan kelaiakan saat menunaikan Ibadah haji,” katanya, Jumat (1/12/2023).

Ada berbagai jenis pemeriksaan kesehatan akan didapatkan. Mulai dari pemeriksaan fisik, pemeriksaan mental, hingga pemeriksaan laboratorium. Seperti elektrokardiografi (EKG) untuk jantung, hingga rontgen paru-paru.

“Jadi semua kesehatan CJH diperiksa. Pemeriksaan akan dilakukan di masing-masing puskesmas wilayah dan di laboratorium kesehatan Kudus, ataupun RSUD Kudus untuk pemeriksaan penunjangnya,” ungkapnya.

Pihaknya juga sudah menginstruksikan kepada fasilitas kesehatan (faskes) di Kudus untuk mengawal dengan ketat proses pemeriksaan kesehatan CJH ini.

”Faskes yang melakukan pemeriksaan harus benar-benar mengawal. Karena ini tujuannya untuk menyiapkan kondisi CJH pada masa tunggu sebelum berangkat haji, saat ibadah, hingga kepulangan nanti,” ujarnya.

Diketahui, pada musim haji di tahun 2024 pemeriksaan kesehatan ini dilakukan sebelum pelunasan. Hal ini, cukup berbeda dengan musim haji di tahun 2023, dimana pemeriksaan haji dilakukan setelah pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih).

Editor: Dani Agus

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler